Kamis, 29 April 2010

PERSIJA MENANG LAGI


Persija Jakarta berhasil menekuk tamunya PSM yang berlangsung di stadion utama Gelora Bung Karno. Seperti biasa pertandingan yang selalu dihadiri ribuan The Jakmania pendukung setia Persija. Kedua kesebelasan bermain terbuka untuk mendapatkan point.
Persija yang bertindak sebagai tuan rumah, tidak ingin berbagi point dengan PSM, dan pada menit ke 30 Bambang Pamungkas berhasil membuat seisi GBK bergemuruh.

Dengan aksi individunya dari sektor kiri pertahanan PSM, BP melewati satu pemain belakang PSM yang langsung menceploskan bola ke gawang PSM yang dikawal oleh Syamsidar yang sebelumnya mengenai pemain bertahan PSM dan berbuah gol.

Tidak sampai disitu saja aksi seorang BP pada pertandingan ini beberapa kali membahayakan gawang PSM, dan puncaknya pada menit ke-65 BP untuk kedua kalinya atau golnya yang ke 11 musim ini di ajang ISL merobek jala PSM, mengantisipasi bola muntah hasil sundulan dari Abanda Herman.

Seharusnya Persija bisa menambah lebih banyak lagi perbendaharaan golnya, melalui peluang yang dihasilkan oleh tendangan Aliyudin yang membentur mistar gawang, dan peluang M.Ilham yang sudah berada didepan gawang namun kurang tenang dalam penguasaan bolanya sehingga gagal untuk mencetak gol.

Dengan kemenangan atas PSM,i Persija berhasil langsung menyodok ke peringkat 5 besar klasemen yang memiliki perolehan nilai sama yaitu 43 point. Kemungkinan Persija untuk masuk ke 4 besar ISL tahun ini masing terbuka lebar.

Selasa, 27 April 2010

PASAR TRADISIONAL DI TENGAH ERA PASAR MODERN


Belakangan ini pertumbuhan pasar modern semakin berkembang dan menjamur di daerah-daerah. Persaingan antar pasar modern terkadang membuat pasar tradisiuonal luput dari perhatian kita. Pasar tradisional pun sudah banyak yang mengalami perkembangan. Untuk menciptakan rasa nyaman pada pembeli pemerintah memperbaiki fasilitas yang ada pada pasar tradisional agar tidak di pandang dengan sebelah mata oleh masyarakat. Antara pasar modern dan pasar tradisional masing-masing memiliki kelebihan maupun kekurangn tersendiri yang tidak dimiliki satu sama lain.

Hiruk pikuk lalu lalang orang yang berjalan dan adanya tawar menawar harga menjadi cirri khas dari pasar tradisional. Walau fasilitasnya kurang memadai, namun masih banyak orang-orang yang berbelanja di pasar tradisional. Selain karena harganya yang terjangkau, sayuran atau daging yang terdapat di pasar tradisional lebih segar walaupun tampa pendingin. Pengunjung yang dating bukan hanya dari masyarakat dari kelas menengah kebawah, namun banyak juga dari masyarakat menengah keatas.

Sejuknya pasar modern menjadi cirri khas yang tidak dimiliki oleh pasar tradisional. Suasanyanya yang tenang membuat orang yang berbelanja betah untuk berlama-lama dan santai dalam memilih barang. Di pasar modern, sangatlah beragam yang di jual disana, namun harganya tidak bisa kurang atau di tawar. Kebanyakan pengunjung pasar modern adalah masyarakat menengah keatas.